Simple blog to share

Semakin hari semakin banyak saja jenis penipuan online baik melalui website ataupun melalui pesan singkat seperti WA. Seperti yang baru-baru ini saya terima dari broadcast WA teman dan juga dari grup saudara, bahwa ada paket internet gratis yang bisa didapatkan dengan hanya mengisi form tertentu.

Pesan tersebut saya rasa juga dilakukan melalui telegram, bb, dan instant messaging lainnya (dalam hal ini saya hanya menggunakan WA), karena karakter formatnya pesannya sama, berisi teks dan link menuju website tertentu.

penipuan-paket-internet-gratis-telkomsel

Dengan mendapatkan pesan WA dari dua orang tersebut, bisa dikatakan pesan tersebut dikirim secara beruntun oleh banyak pengguna WA yang tidak tahu bahwa itu adalah penipuan, hingga bisa sampai ke teman dan saudara saya, dan terakhir ke saya. Sesampainya di saya tidak saya broadcast lagi ke orang lain. Isinya kata-katanya sama persis. Tentang paket internet gratis.

penipuan-paket-internet-4g-lte-telkomsel

Penipuan paket internet gratis melalui pesan WA tersebut sebenarnya dilakukan dengan tujuan mengelabuhi para pengguna smartphone dengan memanfaatkan kelemahan/ketikatahuan mereka. Motifnya bermacam-macam seperti pencurian data pribadi dan lainnya. Pencurian data pribadi buat apa? bisa untuk promosi massive atau tujuan kejahatan lainnya, seperti kejahatan kartu kredit jika pas kebetulan calon target memiliki kartu kredit.

Pada note yang saya share sebelumnya, saya juga penah bahas tentang penipuan undian berhadiah mengatasnamakan perusahaan besar. Kalau mau tahu lebih banyak, silahkan baca juga apa saja daftar blog/website penipuannnya, dan seperti apa cara yang mereka lakukan.


Yang saya sampaikan melalui tulisan yang saya share di sini, intinya, jangan mudah percaya dengan pesan-pesan sampah meskipun itu dari boadcast WA teman/keluarga sekalipun. Pesan sampah yang saya maksud di sini yaitu pesan yang datang tiba-tiba tidak ada angin tidak ada hujan memberi kamu kejutan hadiah, paket internet gratis, voucher, dan motif hadiah lainnya. Apalagi pakai isi form segala dan survey. Karena jika kamu lakukan itu, melalui pengisian form/survey tersebut, sebenarnya tanpa sadar identitas dan data-data kamu telah dicuri.

Contoh penipuan berupa survey yang mengatasnamakan brand besar seperti carrefour dan alfamart juga selalu meresahkan.
Ini adalah SS (Screen Shot) yang sempat saya ambil. Perhatikan nama websitenya. Perhatikan isinya, sangat meyakinkan calon koban.

"Menangkan Voucher Carrefour"
"IKUTI SURVEY INI UNTUK BERKESEMPATAN UNTUK MENANG !"
"Carrefour sedang memperluas bisnis ke daerah Anda sehingga kami memerlukan masukan dan tanggapan anda"
"Jawab 3 pertanyaan singkat berikut untuk untuk berkesempatan memenangkan 1 (150 tersedia) Rp 1.5 juta Voucher Carrefour"
" Jawab 3 pertanyaan berikut untuk berkesempatan:"
Apakah Anda berbelanja di Carrefour secara rutin? YA/TIDAK"
..... (ke langkah berikutnya)

Buka spoiler imagenya :
penipuan-carefour-voucher

Berikutnya, penipuan yang mengatasnamakan alfamart.
Untuk penjelasan lengkapnya kamu bisa baca pada link tautan di sini:
"Modus penipuan mengatasnamakan alfamart berupa survey berhadiah voucher belanja"

Buka spoiler imagenya :
penipuan-mengatasnamakan-alfamart

....
....

Dari sekian banyaknya jenis undian online, survery atau kejutan hadiah yang beredar melalui pesan singkat WA dan instant messaging lainnya bisa dipastikan semua adalah bentuk penipuan.

Pertanyaannya sekarang adalah :

- Apakah semua perusahaan-perusahaan ternama yang dikenal masyarakat tidak pernah mengadakan undian yang dipromosikan secara online?
- Jika pernah mengadakan, bagaimana tips untuk mebedakan mana yang bukan penipuan mana yang penipuan?

Sebenarnya jika ditelusuri, beberapa perusahaan di indonesia memang kadang mengadakan undian online dan pemberian hadiah memang benar-benar ada. Bahkan perusahaan tersebut mengiklankan programnya secara berbayar melalui google adwords. Screen shoot di bawah ini setidaknya bisa dijadikan bukti bahwa undian berhadiah tidak selamanya penipua.

Buka spoiler berikut:
promo-undian-berhadiah-resmi-dari-iklan-di-google

Cara cek sebuah website resmi atau bukan, untuk menghindari penipuan, tipsnya mudah.


  1. Cek website official di google misal "website official alfamart", "website resmi carrefour", dll. Pencarian harus pakai kata official atau resmi, karena itu yang diverifikasi terlebih dulu oleh goolgle.com. ref. Note*

  2. Ketemu website officialnya
    website official http://alfamartku.com/

  3. Biasanya website memiliki sub domain.
    misalnya seperti ini. http://promo.alfamartku.com

    PENTING..!!
    posisi subdomain HARUS di depan nama domain utama.
    Pada contoh ini, Kata subdomain "promo" HARUS di depan "alfamartku"
    seperti ini -> http://promo.alfamartku.com/
    ...
    ...
    Kalau nama subdomainnya berada di belakang domain utama, namanya (besar kemungkinan) PENIPUAN:
    seperti ini http://alfamartku.promo.com/

  4. Ciri-ciri website penipuan.
    - nama website mirip, namun aturan penempatan nama domain dan subdomainnya beda. seperti http://alfamartku.promo.com/ misalnya.
    - Urlnya sangat berbeda, namun mencatut nama brand tertentu.
    misal
    http://alfamart.kupongratis.com
    http://alfamart.galaxyreward.com
    Buka spoiler berikut:
    penipuan-online-alfamart

    website-survey-penipuan

Note*
Pencarian harus pakai kata official atau resmi, karena itu yang diverifikasi terlebih dulu oleh goolgle.com.
Contoh logikanya begini, sebelum orang melakukan penipuan mangatasnamakan alfamart, alfamart pasti sudah membuat website terlebih dahulu dan url websitenya tentu sudah di submit ke google search oleh webmasternya melalui websmaster google. Begitu juga dengan website-website resmi lainnya.

0 comments:

Post a Comment

===>>> Untuk mendapatkan pemberitahuan jawaban komentar melalui email, silahkan berkomentar dengan google account dan beri tanda centang pada "Notify me". "Notify me" muncul setelah anda login ke google account <<<===